Bu Amy Bu Amy. Dia adalah Guru Bimbingan Konseling yang belum setahun bekerja di sekolahku. Sebagai jajaran siswa pemberontak, tentu aku masuk dalam kelompok siswa yang menolak kehadiran ia di sekolah. Jelas bahwa guru BK adalah musuh kami. Sejak awal kehadirannya, kami menganggapnya tidak bermutu, dan pasti tak akan sanggup menangani semua masalah kami. Masalahku khususnya. Sebab aku yakin bahwa dia tak mungkin tahu apa yang aku rasakan. Tentang hidupku yang hancur, keluargaku yang semrawut, dia tak akan mungkin mengerti. Dan seperti guru lain, dia pasti akan menjadi guru yang suka dan sering memaki aku. Seperti sebelum dia datang, hingga kini kami masih rajin melakukan pelanggaran-pelanggaran. Membolos, tak mengerjakan tugas, kabur saat jam pelajaran. Namun, belakangan pelakunya semakin berkurang. Jika biasanya aku bisa bersama dengan 8-10 orang, kini mungkin hanya 3 orang yang masih melakukannya. Suatu malam, saat kami berkumpul, aku baru tahu bahwa mereka -yang tak lagi m...
sedikit kulakan asmara untuk jualan kata-kata